Menggenggam emosi

Buasnya hitam menghantam perlahan
Menyayati gejolak dipusaran rasa
Meredam sunyi yang berirama siksa
Sanggupkah jika siksa terus menoda?

Kupikir aku berkuasa berteman dengan sepi
Namun kurasa menghantam diri lebih berarti
Jika seorang kekasih menghampiri sepi
Kurasa jiwa menolak untuk kembali tersakiti.

Ah,kurasa terlalu lemah jika melulu harus berkesah
Nyatanya berkesah tak mengubah jiwa agar terarah
Harusnya ku berfikir untuk tak menyerah
Walau pada akhirnya jiwa yang lelah memaksa untuk pasrah.

Lalu jika kuberdiri menghias diri
Memperbaiki segala gelisah dalam hati
Mengobati luka hitam yang mengancam nadi
Apakah putih akan menghampiri dan membuat wajahku berseri kembali?

-,13 feb 2020

Komentar